Pengenalan Jaringan
020311283 Mira Arsita
Uiversitas Nasional PASIM Bandung
2014
PENGENALAN
JARINGAN KOMPUTER
Jaringan
(network) adalah sebuah sistem operasi yang terdiri atas sejumlah komputer dan
perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu
tujuam yang sama atau suatu jaringan kerja yang terdiri dari titik-titik
(nodes) yang terhubung satu sama lain, dengan atau tanpa kabel. Masing-masing
nodes berfungsi sebagai stasiun kerja (workstations). Salah satu nodes sebagai
media jasa atau server, yaitu yang mengatur fungsi tertentu dari nodes lainnya.
Pada dasarnya teknologi jaringan komputer itu sendiri merupakan perpaduan anatara
tenologi komputer dan juga teknologi komunikasi.
Berdasarkan
kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu :
1. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
- Jaringan terpusat Jaringan ini terdiri dari
komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai
perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer
server
- Jaringan terdistribusi Merupakan perpaduan
beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang
saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.
2. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan
menjadi:
- Jaringan LAN merupakan jaringan yang
menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor,
serta dalam 1 warnet.
- Jaringan MAN Merupakan jaringan yang
mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon
lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.
- Jaringan WAN Merupakan jaringan dengan
cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT. Indosat, serta
jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.
3. Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer
dalam memproses data.
- Jaringan Client-Server Pada jaringan ini
terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang
akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah
melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara
untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server
menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
-Jaringan Peer-to-peer Pada jaringan ini tidak
ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat
melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer
berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.
4. Berdasarkan media transmisi data
- Jaringan Berkabel (Wired Network) Pada
jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan
penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim
informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
- Jaringan Nirkabel (Wireless Network) Merupakan
jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini
tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan
gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer
jaringan.
Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan
atas:
·
Topologi bus
·
Topologi bintang/star
·
Topologi cincin/token ring
·
Topologi mesh
·
Topologi pohon
·
Topologi linier
Pengkabelan
Ada 4 jenis kabel jaringan yang umum digunakan
saat ini yaitu:
1. Kabel koaksial
Kabel koaksial
terdiri atas dua kabel yang diselubungi oleh dua tingkat isolasi. Tingkat
isolasi pertama adalah yang paling dekat dengan kawat konduktor tembaga.
Tingkat pertama ini dilindungi oleh serabut konduktor yang menutup bagian
atasnya yang melindungi dari pengaruh elektromagnetik. Sedangkan bagian inti
yang digunakan untuk transfer data adalah bagian tengahnya yang selanjutnya
ditutup atau dilindungi dengan plastik sebagai pelindung akhir untuk
menghindari dari goresan kabel.Beberapa jenis kabel koaksial lebih besar dari
pada yang lain. Makin besar kabel, makin besar kapasitas datanya, lebih jauh
jarak jangkauannya dan tidak begitu sensitif terhadap interferensi listrik.
(Gambar.
Kabel
koaksial)
2. Kabel
Unshielded Twisted Pair (UTP)
Kabel twisted
pair terjadi dari dua kabel yang diputar enam kali per-inchi untuk memberikan
perlindungan terhadap interferensi listrik ditambah dengan impedensi, atau
tahanan listrik yang konsisten. Nama yang umum digunakan untuk kawat ini adalah
IBM jenis/kategori 3. Secara singkat kabel UTP adalah murah dan mudah dipasang,
dan bisa bekerja untuk jaringan skala kecil.
(Gambar.
Kabel
Unshielded Twisted Pair (UTP))
3. Kabel Shielded
Twisted Pair (STP)
Kabel
STP sama dengan kabel UTP, tetapi kawatnya lebih besar dan diselubungi dengan
lapisan pelindung isolasi untuk mencegah gangguan interferensi. Jenis kabel STP
yang paling umum digunakan pada LAN ialah IBM jenis/kategori 1.
(Gambar.
Kabel
Shielded Twisted Pair (STP))
4. Kabel Serat
Optik (Fiber Optic)
Kabel serat optik
mengirim data sebagai pulsa cahaya melalui kabel serat optik. Kabel serat optik
mempunyai keuntungan yang menonjol dibandingkan dengan semua pilihan kabel
tembaga. Kabel serat optik memberikan kecepatan transmisi data tercepat dan
lebih reliable, karena jarang terjadi kehilangan data yang disebabkan oleh
interferensi listrik. Kabel serat optik juga sangat tipis dan fleksibel
sehingga lebih mudah dipindahkan dari pada kabel tembaga yang berat.
(Gambar.
.
Kabel Serat Optik (Fiber Optic))




