1.
Jelaskan bagaimana system
terdistribusi dapat berjalan ! sebutkan dan jelaskan komponen apa saja yang
terlibat dalam system terdistribusi !
Jawab :
Sistem Terdistribusi adalah Sekumpulan komputer otonom yang
terhubung ke suatu jaringan, dimana bagi pengguna sistem terlihat sebagai satu
komputer. Maksud komputer otonomi adalah walaupun komputer tidak terhubung ke
jaringan, computer tersebut tetap data berjalan. Dengan menjalankan sistem
terdistribusi, komputer dapat melakukan :
·
Koordinasi Aktifitas
·
Berbagi sumber daya :
hardware, software dan data
Dengan definisi tersebut diatas maka internet sesungguhnya bukanlah suatu
system terdistribusi, melainkan infrastruktur dimana sistem terdistribusi dapat
di aplikasikan pada jaringan tersebut.
Dalam system operasi
terdistribusi, User mengakses sumber daya jarak jauh (remote resoursce) sama
halnya dengan mengakses sumber daya local (local resource). Migrasi data dan
proses dari satu situs ke situs lain dikontrol oleh system operasi
terdistribusi.
Komponen yang terlibat
dalam system terdistribusi :
a) Hardware (perangkat keras)
a) Hardware (perangkat keras)
→
mencakup piranti fisik
→
seperti komputer dan printer
b)
Software (perangkat Lunak) → Sekumpulan instruksi yang memungkinkan
perangkat keras untuk dapat memproses data.
c)
Prosedur → Sekumpulan aturan yang dipakai
untuk mewujudkan pemrosesan data dan pembangkitan keluaran yang dikehendak.
d)
Basis data → sekumpulan tabel,
hubungan dan lain-lain sebagai tempat penyimpanan data
e)
Jaringan computer → Sistem
penghubung yang memungkinkan resources (sumber) dipakai secara
bersama-sama atau dikases oleh sejumlah pemakai
f)
Orang → Semua pihak yang bertanggung
jawab dalam pengembangan sistem informasi, pemrosesan, dan penggunaan keluaran
sistem informasi
2.
Buatlah rancangan system distribusi yang
dapat dijalankan dalam sebuah perusahaan !
Jawab :
1.
Perusahaan Penyewaan Mobil
a.
Pelanggan dapat mengambil mobil pada suatu lokasi dan
meninggalkannya dilokasi lain.
b.
Pada saat mobil diambil, terminal computer menyiapkan memeriksa
komtrak dan menghitung pembayaran
c.
Jika setiap lokasi menggunkan computer mini, diperlukan komunikasi
horizontal antar lokasi tempat mobil diambil dari lokasi tujuan
d.
Kerja terpusat juga diperlukan untuk memeriksa apakah mobil
didistribusikan dengan sesuai
e.
Detail pelanggan yang teratur dapat disimpan terpusat
f.
Distribusi vertical dan horizontal
Karenanya
diperlukan jalur terpusat (vertical). Kontrak pelanggan dapat disimpan terpusat
dan jalur yang sama dapat mengaksesnya
g.
Lebih baik menggunakan terminal intelligent daripada computer mini
yang lengkap
3.
Jelaskan bagaimana cara kerja dari
internet, intranet dan bandingkan diantara keduanya !
Jawab :
Pengertian Internet
Internet yang berasal
dari kata Interconnection Networking yang mempunyai arti hubungan komputer
dengan berbagai tipe yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia
(jaringan komputer global) dengan melalui jalur telekomunikasi seperti telepon,
radio link, satelit dan lainnya.
Dalam mengatur integrasi
dan komunikasi jaringan komputer ini digunakan protokol yaitu TCP/IP. TCP
(Transmission Control Protocol) bertugas memastikan bahwa semua hubungan
bekerja dengan benar, sedangkan IP (Internet Protocol) yang mentransmisikan
data dari satu komputer ke komputer lain. TPC/IP secara umum berfungsi memilih
rute terbaik transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak
dapat di gunakan, mengatur dan mengirimkan paket-paket pengiriman data.
Untuk dapat ikut serta
menggunakan fasilitas Internet, biasanya Anda harus berlangganan ke salah satu
ISP (Internet Service Provider) yang ada di kota Anda. ISP ini biasanya disebut
penyelenggara jasa internet ataupun Anda dapat menggunakan fasilitas dari
Telkom yakni Telkomnet Instan.
Dengan memanfaatkan
internet, pemakaian komputer di seluruh dunia dimungkinkan untuk
salingberkomunikasi dan pemakaian bersama informasi dengan cara saling kirim
e-mail, menghubungkan ke komputer lain, mengirim dan menerima file, membahas
topik tertentu pada newsgroup dan lain-lain.
Sedangkan Intranet adalah sebuah jaringan komputer berbasis
protokol TCP/IP seperti internet hanya saja digunakan dalam internal
perusahaan, kantor, bahkan warung internet (WARNET) pun dapat di kategorikan
Intranet. Antar Intranet dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya
melalui sambungan Internet yang memberikan tulang punggung komunikasi jarak
jauh. Akan tetapi sebetulnya sebuah Intranet tidak perlu sambungan luar ke
Internet untuk berfungsi secara benar. Intranet menggunakan semua protocol
TCP/IP Protokol TCP/IP, alamat IP, dan protokol lainnya), klien dan juga
server. Protokol HTTP dan beberapa protokol Internet lainnya (FTP, POP3, atau
SMTP) umumnya merupakan komponen protokol yang sering digunakan. sebuah intranet
dapat dipahami sebagai sebuah “versi pribadi dari jaringan Internet”, atau
sebagai sebuah versi dari Internet yang dimiliki oleh sebuah organisasi.
Jika sebuah badan usaha
/ bisnis / institusi mengekspose sebagian dari internal jaringannya ke
komunitas di luar, hal ini di sebut ekstranet. Memang biasanya tidak semua isi
intranet di keluarkan ke publik untuk menjadikan intranet menjadi ekstranet.
Misalnya kita sedang membeli software, buku dll dari sebuah e-toko, maka
biasanya kita dapat mengakses sebagian dari Intranet toko tersebut. Badan usaha
/ perusahaan dapat memblokir akses ke intranet mereka melalui router dan
meletakan firewall. Firewall adalah sebuah perangkat lunak / perangkat keras
yang mengatur akses seseorang kedalam intranet. Proteksi dilakukan melalui
berbagai parameter jaringan apakah itu IP address, nomor port dll. Jika
firewall di aktifkan maka akses dapat dikontrol sehingga kita hanya dapat
mengakses sebagian saja dari Intranet perusahaan tersebut yang kemudian dikenal
sebagai extranet.
4.
Jelaskan tantangan dan
permasalahan yang dihadapi dalam system terdistribusi !
Jawab :
Sistem terdistribusi
merupakan kebalikan dari Sistem Operasi Prosesor Jamak. Sistem terdisribusi
mempunyai memori lokal pada setiap komponennya sehingga memungkinkan pembagian
beban kerja, sedangkan Sistem operasi prosesor jamak menempatkan semua beban
pekerjaan pada satu komponen saja.
Sistem terdistribusi
memungkinkan penggunaan dan pengaksesan jarak jauh melalui jaringan TCP/IP,
penggunaan resource pun dapat di minimalisir melalui sharing yang dilakukan
pada jaringan seperi penggunaan printer pada jaringan lokal atau intranet.
Namun walaupun system terdistribusi ini memberikan banyak kemudahan dan
keuntungan terdapat pula permasalahn yang timbul dari penggunaannya. Masalah-masalah
tersebut antara lain berkaitan dengan :
·
Software – bagaimana
merancang dan mengatur software dalam Distribusi Sistem
Pembuatan software harus dilakukan untuk dapat berjalan diatas protokol tertentu seperti penggunaan pemgrograman socket pada bahsa pemrograman java
Pembuatan software harus dilakukan untuk dapat berjalan diatas protokol tertentu seperti penggunaan pemgrograman socket pada bahsa pemrograman java
·
Ketergantungan pada
infrastruktur jaringan Ketika sebuah sistem telah bergantung pada sistem
terdistribusi maka penggunaan jaringan mempunyai harga mutlak, bila terjadi
kerusakan atau gangguan pada jaringan dapat dipastikan sistem pun akan
mengalami gangguan
·
Kemudahan akses ke data
yang di share, memunculkan masalah keamanan Masalah keamanan pada jaringan
dapat berupa penyalahgunaanbhak akses maupun perusakan yang diakibatkna oleh
berbagai macam hal, seperti penyebaran virus dan lain-lain
Dalam setiap penggunaan
suatu sistem, banyak sekali ditemui permasalahan – permasalahan yang muncul,
begitu juga dengan sistem terdistribusi. Selain permasalahan – permasalahan
yang akan dihadapi terdapat tantangan – tantangan dalam sistem terdistribusi. Berikut adalah ilustrasi struktur sistem
terdistribusi:
Adapun
Tantangan-tantangan yang harus dipenuhi oleh sebuah sistem terdistribusi:
1.
Keheterogenan
perangkat/multiplisitas perangkat. Suatu
sistem terdistribusi dapat dibangun dari berbagai macam perangkat yang berbeda,
baik system operasi, H/W maupun S/W.
2.
Keterbukaan. Setiap perangkat memiliki antarmuka (interface) yang
di-publish ke komponen lain. Perlu integrasi berbagai komponen yang dibuat
oleh programmer atau vendor yang berbeda
3.
Keamanan. Shared resources dan transmisi informasi/data
perlu dilengkapi dengan enkripsi.
4.
Penangan
kegagalan. Setiap perangkat
dapat mengalami kegagalan secara independen. Namun, perangkat lain harus tetap
berjalan dengan baik.
5.
Concurrency of
components. Pengaksesan suatu
komponen/sumber daya secara bersamaan oleh banyak pengguna.
6.
Transparansi. Bagi pemakai, keberadaan berbagai perangkat (multiplisitas
perangkat) dalam sistem terdistribusi tampak sebagai satu sistem saja.
5.
Jelaskan
karakteristik dalam komunikasi antar proses !
Jawab
:
Karakteristik Komunikasi Antar Proses maksudnya
adalah Pertukaraan pesan antara sepasang proses bisa dilakukan dengan
menjalankan dua operasi penting yaitu Send and Receive. Adapun sediit pembahasannya
adalah sebagai berikut :
Komunikasi Sinkron dan Asinkron
: Komunikasi antara proses send dan receive bisa dengan cara sinkron maupun
asinkron. Pada komunikasi sinkron, proses send and receive akan melakukan
sinkronasi pada setiap pengiriman pesan. Dalam keadaan ini kedua proses
merupakan operasi blocking, yaitu jikan send sedang dijalankan maka operasi
receive akan di block sampai operasi send selesai. Pada komunkasi asinkron
penggunaan operasi send yang bersifat non-blocking bisa berjalan prosesnya
setelah pesan di simpan pada local buffer, sehingga transmisi pesannya bisa
bersamaan dengan proses send.
Tujuan Pesan :
Pada protocol internet pengiriman
pesannya ditujukan pada pasangan (internet address, local port). Local port
adalah tujuan pengiriman pesan pada internal computer, memiliki format integer.
Sebuah port memiliki satu penerima namun bisa menenerima dari berbagai sender.
Proses apapun yang mengethui alamat port bisa mengirimkan pesan ke dalamnya.
Jika client menggunakan alamat internet yang tetap untuk servis, maka servis
tersebut harus berjalan pada computer yang asama agar alamatnya tetap valid.
Untuk mendukung hal ini bisa dilakaukan salah satu cara berikut.
·
Program
client menunjuk pada servis berdasarkan nama dan menggunakan nama server atau
binder untuk menterjemahkan nama mereka kedalam lokasi server dan run time.
Dengan ini servis bisa direlokasi namun tidak sepenuhnay ‘migrasi’ (berpindah
sementara system masih running).
·
System
operasi menyediakan identifier untuk tujuan pesan, memetakannya kedalam alamat
yanga berda dalam leveu rendah untuk mengirim pesan kepada port.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar