Selasa, 14 Januari 2014

contoh Soal dalam Sistem Informasi Terdistribusi

1.             Jelaskan bagaimana system terdistribusi dapat berjalan ! sebutkan dan jelaskan komponen apa saja yang terlibat dalam system terdistribusi !
Jawab :
Sistem Terdistribusi adalah Sekumpulan komputer otonom yang terhubung ke suatu jaringan, dimana bagi pengguna sistem terlihat sebagai satu komputer. Maksud komputer otonomi adalah walaupun komputer tidak terhubung ke jaringan, computer tersebut tetap data berjalan. Dengan menjalankan sistem terdistribusi, komputer dapat melakukan :
·         Koordinasi Aktifitas
·         Berbagi sumber daya : hardware, software dan data
     Dengan definisi tersebut diatas maka internet sesungguhnya bukanlah suatu system terdistribusi, melainkan infrastruktur dimana sistem terdistribusi dapat di aplikasikan pada jaringan tersebut.
Dalam system operasi terdistribusi, User mengakses sumber daya jarak jauh (remote resoursce) sama halnya dengan mengakses sumber daya local (local resource). Migrasi data dan proses dari satu situs ke situs lain dikontrol oleh system operasi terdistribusi.
Komponen yang terlibat dalam system terdistribusi :
  a)    Hardware (perangkat keras)
            → mencakup piranti fisik
            → seperti komputer dan printer
b)    Software (perangkat Lunak) → Sekumpulan instruksi yang             memungkinkan perangkat keras untuk             dapat memproses data.
c)    Prosedur → Sekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data dan pembangkitan keluaran yang dikehendak.
d)    Basis data → sekumpulan tabel, hubungan dan lain-lain sebagai tempat penyimpanan data
e)    Jaringan computer → Sistem penghubung yang memungkinkan resources (sumber) dipakai secara bersama-sama atau dikases oleh sejumlah pemakai
f)     Orang → Semua pihak yang bertanggung jawab dalam pengembangan sistem informasi, pemrosesan, dan penggunaan keluaran sistem informasi

2.             Buatlah rancangan system distribusi yang dapat dijalankan dalam sebuah perusahaan !
Jawab :
1.     Perusahaan Penyewaan Mobil
a.      Pelanggan dapat mengambil mobil pada suatu lokasi dan meninggalkannya dilokasi lain.
b.      Pada saat mobil diambil, terminal computer menyiapkan memeriksa komtrak dan menghitung pembayaran
c.      Jika setiap lokasi menggunkan computer mini, diperlukan komunikasi horizontal antar lokasi tempat mobil diambil dari lokasi tujuan
d.      Kerja terpusat juga diperlukan untuk memeriksa apakah mobil didistribusikan dengan sesuai
e.      Detail pelanggan yang teratur dapat disimpan terpusat
f.       Distribusi vertical dan horizontal
Karenanya diperlukan jalur terpusat (vertical). Kontrak pelanggan dapat disimpan terpusat dan jalur yang sama dapat mengaksesnya
g.      Lebih baik menggunakan terminal intelligent daripada computer mini yang lengkap


3.             Jelaskan bagaimana cara kerja dari internet, intranet dan bandingkan diantara keduanya !
Jawab :
Pengertian Internet
Internet yang berasal dari kata Interconnection Networking yang mempunyai arti hubungan komputer dengan berbagai tipe yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia (jaringan komputer global) dengan melalui jalur telekomunikasi seperti telepon, radio link, satelit dan lainnya.
Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan komputer ini digunakan protokol yaitu TCP/IP. TCP (Transmission Control Protocol) bertugas memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan benar, sedangkan IP (Internet Protocol) yang mentransmisikan data dari satu komputer ke komputer lain. TPC/IP secara umum berfungsi memilih rute terbaik transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat di gunakan, mengatur dan mengirimkan paket-paket pengiriman data.
Untuk dapat ikut serta menggunakan fasilitas Internet, biasanya Anda harus berlangganan ke salah satu ISP (Internet Service Provider) yang ada di kota Anda. ISP ini biasanya disebut penyelenggara jasa internet ataupun Anda dapat menggunakan fasilitas dari Telkom yakni Telkomnet Instan.
Dengan memanfaatkan internet, pemakaian komputer di seluruh dunia dimungkinkan untuk salingberkomunikasi dan pemakaian bersama informasi dengan cara saling kirim e-mail, menghubungkan ke komputer lain, mengirim dan menerima file, membahas topik tertentu pada newsgroup dan lain-lain.
Sedangkan Intranet adalah sebuah jaringan komputer berbasis protokol TCP/IP seperti internet hanya saja digunakan dalam internal perusahaan, kantor, bahkan warung internet (WARNET) pun dapat di kategorikan Intranet. Antar Intranet dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya melalui sambungan Internet yang memberikan tulang punggung komunikasi jarak jauh. Akan tetapi sebetulnya sebuah Intranet tidak perlu sambungan luar ke Internet untuk berfungsi secara benar. Intranet menggunakan semua protocol TCP/IP Protokol TCP/IP, alamat IP, dan protokol lainnya), klien dan juga server. Protokol HTTP dan beberapa protokol Internet lainnya (FTP, POP3, atau SMTP) umumnya merupakan komponen protokol yang sering digunakan. sebuah intranet dapat dipahami sebagai sebuah “versi pribadi dari jaringan Internet”, atau sebagai sebuah versi dari Internet yang dimiliki oleh sebuah organisasi.
Jika sebuah badan usaha / bisnis / institusi mengekspose sebagian dari internal jaringannya ke komunitas di luar, hal ini di sebut ekstranet. Memang biasanya tidak semua isi intranet di keluarkan ke publik untuk menjadikan intranet menjadi ekstranet. Misalnya kita sedang membeli software, buku dll dari sebuah e-toko, maka biasanya kita dapat mengakses sebagian dari Intranet toko tersebut. Badan usaha / perusahaan dapat memblokir akses ke intranet mereka melalui router dan meletakan firewall. Firewall adalah sebuah perangkat lunak / perangkat keras yang mengatur akses seseorang kedalam intranet. Proteksi dilakukan melalui berbagai parameter jaringan apakah itu IP address, nomor port dll. Jika firewall di aktifkan maka akses dapat dikontrol sehingga kita hanya dapat mengakses sebagian saja dari Intranet perusahaan tersebut yang kemudian dikenal sebagai extranet.
4.     Jelaskan tantangan dan permasalahan yang dihadapi dalam system terdistribusi !
Jawab :
Sistem terdistribusi merupakan kebalikan dari Sistem Operasi Prosesor Jamak. Sistem terdisribusi mempunyai memori lokal pada setiap komponennya sehingga memungkinkan pembagian beban kerja, sedangkan Sistem operasi prosesor jamak menempatkan semua beban pekerjaan pada satu komponen saja.
Sistem terdistribusi memungkinkan penggunaan dan pengaksesan jarak jauh melalui jaringan TCP/IP, penggunaan resource pun dapat di minimalisir melalui sharing yang dilakukan pada jaringan seperi penggunaan printer pada jaringan lokal atau intranet. Namun walaupun system terdistribusi ini memberikan banyak kemudahan dan keuntungan terdapat pula permasalahn yang timbul dari penggunaannya. Masalah-masalah tersebut antara lain berkaitan dengan :
·         Software – bagaimana merancang dan mengatur software dalam Distribusi Sistem
Pembuatan software harus dilakukan untuk dapat berjalan diatas protokol tertentu seperti penggunaan pemgrograman socket pada bahsa pemrograman java
·         Ketergantungan pada infrastruktur jaringan Ketika sebuah sistem telah bergantung pada sistem terdistribusi maka penggunaan jaringan mempunyai harga mutlak, bila terjadi kerusakan atau gangguan pada jaringan dapat dipastikan sistem pun akan mengalami gangguan
·         Kemudahan akses ke data yang di share, memunculkan masalah keamanan Masalah keamanan pada jaringan dapat berupa penyalahgunaanbhak akses maupun perusakan yang diakibatkna oleh berbagai macam hal, seperti penyebaran virus dan lain-lain

Dalam setiap penggunaan suatu sistem, banyak sekali ditemui permasalahan – permasalahan yang muncul, begitu juga dengan sistem terdistribusi. Selain permasalahan – permasalahan yang akan dihadapi terdapat tantangan – tantangan dalam sistem terdistribusi. Berikut adalah ilustrasi struktur sistem terdistribusi:



Adapun Tantangan-tantangan yang harus dipenuhi oleh sebuah sistem terdistribusi: 
1.    Keheterogenan perangkat/multiplisitas perangkat.  Suatu sistem terdistribusi dapat dibangun dari berbagai macam perangkat yang berbeda, baik system operasi, H/W maupun S/W.
2.    Keterbukaan.  Setiap perangkat memiliki antarmuka (interface) yang di-publish ke komponen lain. Perlu integrasi berbagai komponen yang dibuat oleh programmer atau vendor yang berbeda
3.    Keamanan.  Shared resources dan transmisi informasi/data perlu dilengkapi dengan enkripsi.
4.    Penangan kegagalan.  Setiap perangkat dapat mengalami kegagalan secara independen. Namun, perangkat lain harus tetap berjalan dengan baik.
5.    Concurrency of components.  Pengaksesan suatu komponen/sumber daya secara bersamaan oleh banyak pengguna.
6.    Transparansi.  Bagi pemakai, keberadaan berbagai perangkat (multiplisitas perangkat) dalam sistem terdistribusi tampak sebagai satu sistem saja.




5.             Jelaskan karakteristik dalam komunikasi antar proses !
Jawab :
Karakteristik Komunikasi Antar Proses maksudnya adalah Pertukaraan pesan antara sepasang proses bisa dilakukan dengan menjalankan dua operasi penting yaitu Send and Receive. Adapun sediit pembahasannya adalah sebagai berikut :
Komunikasi Sinkron dan Asinkron : Komunikasi antara proses send dan receive bisa dengan cara sinkron maupun asinkron. Pada komunikasi sinkron, proses send and receive akan melakukan sinkronasi pada setiap pengiriman pesan. Dalam keadaan ini kedua proses merupakan operasi blocking, yaitu jikan send sedang dijalankan maka operasi receive akan di block sampai operasi send selesai. Pada komunkasi asinkron penggunaan operasi send yang bersifat non-blocking bisa berjalan prosesnya setelah pesan di simpan pada local buffer, sehingga transmisi pesannya bisa bersamaan dengan proses send.
Tujuan Pesan  :
Pada protocol internet pengiriman pesannya ditujukan pada pasangan (internet address, local port). Local port adalah tujuan pengiriman pesan pada internal computer, memiliki format integer. Sebuah port memiliki satu penerima namun bisa menenerima dari berbagai sender. Proses apapun yang mengethui alamat port bisa mengirimkan pesan ke dalamnya. Jika client menggunakan alamat internet yang tetap untuk servis, maka servis tersebut harus berjalan pada computer yang asama agar alamatnya tetap valid. Untuk mendukung hal ini bisa dilakaukan salah satu cara berikut.
·         Program client menunjuk pada servis berdasarkan nama dan menggunakan nama server atau binder untuk menterjemahkan nama mereka kedalam lokasi server dan run time. Dengan ini servis bisa direlokasi namun tidak sepenuhnay ‘migrasi’ (berpindah sementara system masih running).

·         System operasi menyediakan identifier untuk tujuan pesan, memetakannya kedalam alamat yanga berda dalam leveu rendah untuk mengirim pesan kepada port.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar