Minggu, 06 April 2014

Manajemen Basis Data pada SIG



SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

SIG merupakan perangkat pengelolaan basis data (DBMS = Data Base Management System) dimana interaksi dengan pemakai dilakukan dengan suatu sistem antar muka dan sistem query dan basis data dibangun untuk aplikasi multiuser.
DBMS yang digunakan dalam SIG:
-      Dengan pendekatan solusi DBMS
  yaitu semua data spasial dan non spasial diakses melalui DBMS sehingga data tersebut harus memenuhi asumsi yang telah ditentukan oleh perancang DBMS
-          Pendekatan Solusi Kombinasi
  yaitu dengan mengadopsi dua sistem basis data yang pertama untuk data spasial (Map Info) dan yang kedua untuk data atibut (Data Base)        
SIG merupakan perangkat analisis keruangan (spatial analysis) dengan kelebihan dapat mengelola data spasial dan data non-spasial sekaligus.
Type Data
•      Data Spasial:
–    Koordinat lokasi
–    Nama lokasi
–    Lokasi topologi (letak relatif: sebelah kiri danau A, sebelah kanan pertokoan B)
•      Data non-Spasial:
–    Curah hujan
–    Jumlah panen padi
–    Terdiri dari variabel (tanah), kelas (alluvial), nilai luas (10 ha), jenis (pasir)
•      Data dimensi waktu (temporal):
–    Data non-lokasi di lokasi bersangkutan dapat berubah dengan waktu (misal: data curah hujan bulan Desember akan berbeda dengan bulan Juli)
Syarat pengorganisasian data:
Volum kecil dengan klasifikasi data yang baik;
Penyajian yang akurat;
Mudah dan cepat dalam pencarian kembali (data retrieval) dan penggabungan (proses komposit)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar